
Surabaya, 29 Juni 2025 – Institut Teknologi dan Bisnis Kesehatan (ITBKES) Muhammadiyah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kontribusi di bidang pendidikan tinggi kesehatan. Hal ini tampak dari partisipasi aktif ITBKES dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APMU) yang diselenggarakan pada 27–29 Juni 2025 di Hotel Santika, Surabaya.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Mohammad Adam Jerusalem, S.T., S.H., M.T., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Rakornas APMU merupakan bagian dari langkah strategis untuk mendorong seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) menjadi institusi bermutu unggul dan berdaya saing global. Penjaminan mutu menjadi pilar utama dalam membangun reputasi dan akreditasi institusi secara nasional maupun internasional.
Dalam forum tersebut, Rektor ITBKES Muhammadiyah, Dr. Benny Prasetiya, M.Pd.I, didampingi oleh Direktur Penjaminan Mutu, Nur Wiji Sholikin, M.Pd., memaparkan rencana strategis institusinya dalam sesi pembukaan prodi baru di sistem SIAGA. Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah pematangan pembukaan dua program studi baru: S1 Kesehatan Masyarakat dan D4 Manajemen Informasi Kesehatan (Rekam Medis).
“Pembukaan dua prodi baru ini kami rancang secara matang setelah proses alih lokasi kampus selesai. Ini merupakan bagian dari langkah akseleratif menuju transformasi menjadi Universitas Ahmad Dahlan Jawa Timur,” ujar Dr. Benny dalam paparannya.
Kehadiran dua program studi baru ini tidak hanya menambah ragam keilmuan di ITBKES Muhammadiyah, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat akan tenaga kesehatan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki semangat humanis Islami.
Rakornas APMU 2025 menjadi momentum reflektif dan proyeksi masa depan bagi seluruh PTMA dalam memastikan setiap langkah peningkatan mutu dapat mendukung visi Muhammadiyah dalam mencerdaskan bangsa dan membangun peradaban unggul.